Selasa, 12 Maret 2013

Mengaktifkan Grid View di WP e-Commerce

Sekitar seminggu yang lalu ketika sedang googling, saya menemukan informasi tentang cara membuat grid view di WP e-Commerce. Saya jadi teringat kira-kira setahun yang lalu, saya ingin membuat toko online dengan pasar internasional, saya mencoba menggunakan WP e-Commerce, tapi dengan versi yang gratisan.
Meskipun gratisan, fasilitas yang disediakan WP e-Commerce sangat lengkap dan cara pemakaiannya yang bisa saya katakan cukup mudah, meskipun diawal saya harus melakukan trial and error alias coba-coba.

Sayangnya karena gratisan, setting tampilan produk di browser hanya ada satu yang bisa digunakan yaitu default-nya saja, padahal seharusan ada tiga pilihan yaitu Default, List, dan Grid View. Untuk dapat menggunakan setting List dan Grid View, maka anda harus mengupgrade dengan versi berbayar.
Tampilan defaultnya sangat tidak menarik untuk saya gunakan. Untuk toko online, saya lebih menyukai tampilan Grid atau setidaknya List, tapi karena harga plugin ini cukup mahal untuk saya, maka saya coba mengutak-atik sendiri. Berkali-kali saya mencoba selalu gagal, hingga akhirnya saya menyerah dan sementara menggunakan setting defaultnya.

Jadi, karena mendapatkan informasi cara membuat grid view ini, saya pun mencoba kembali. Tidak sulit untuk mengikuti petunjuknya, tapi sayangnya, hasilnya gagal. Saya tidak tahu apakah kesalahan di versi Wordpress yang saya gunakan (di informasi tersebut dicoba untuk Wordpress 3.3.1, sedangkan saya gunakan Wordpress 3.5), atau versi WP e-Commercenya ( di informasi tersebut dicoba untuk WP e-Commerce versi 3.8.8.3, sedangkan saya gunakan WP e-Commerce 3.8.8) atau theme yang saya gunakan.

Tapi, berhubung saya kembali penasaran, maka saya coba cari informasi lainnya di internet tentang cara membuat Grid View di WP e-Commerce. Saya sempat menemukan beberapa petunjuk, namun cukup rumit untuk mengikuti petunjuknya, jadi saya abaikan.

Ada satu link dari hasil googling yang awalnya saya abaikan, karena itu tersedia di website Wordpress sendiri. Saya anggap itu pasti tidak berfungsi, karena WP e-Commerce mengharuskan upgrade (bayar) untuk mengaktifkan Grid View, jadi saya berpikir website resmi seperti Wordpress tidak mungkin menyediakan plugin tambahan yang gratisan untuk ini.

Karena sudah hampir menyerah, sayapun iseng membuka link di Wordpress ini. Saat membukanya, saya lihat plugin ini sepertinya masih baru, tapi sudah di download 6000-an kali, tapi yang memberikan rating baru tiga orang saja. Tampaknya tidak meyakinkan. Tapi, saya pikir tidak ada salahnya mencoba. Meskipun diberikan gratis, namun disediakan juga versi berbayar, untuk pengaturan tampilan yang jauh lebih baik. Plugin ini bernama WP e-Commerce Grid View.

Selesai mendownload, saya langsung menginstall plugin ini di toko online saya yang menggunakan WP e-Commerce. Lalu saya coba cek setting Presentation WP e-Commerce, ternyata, setting List dan Grid View langsung aktif. Ketika saya coba, keduanya berfungsi dengan baik. Meskpun tampilannya masih kurang rapi, tapi cukup berguna. Akhirnya setelah sekian lama, saya bisa juga menggunakan WP e-Commerce dengan tampilan Grid View. Jika anda ingin membeli untuk tampilan yang lebih baik, anda bisa membelinya hanya seharga $5 untuk single domain.

Anda ingin mendownload gratisannya, klik saja link berikut : http://wordpress.org/extend/plugins/wp-e-commerce-grid-view/

Senin, 11 Maret 2013

Jagoan Hosting, Hosting Murah dan Handal

Di Indonesia saat ini cukup banyak penyedia jasa hosting, mulai dari yang murah, sampai dengan yang cukup mahal, mulai dari yang bulanan sampai yang tahunan. Ketika ingin membuka toko online Indonesia, saya cukup banyak mencari informasi tentang hosting Indonesia. Banyak yang saya temukan cukup bagus, berdasarkan review dan juga bertanya langsung dengan teman-teman yang sudah menggunakannya.
Saya mencatat beberapa hosting yang cukup bagus tapi biaya juga tidak terlalu mahal. Dari sini saya mulai membandingkan fitur-fiturnya, termasuk biaya. Berhubung saat itu modal saya kecil, maka saya pun mencari yang bulanan dahulu. Dari semua daftar yang ada, saya pun mengambil kesimpulan hosting lokal yang menurut saya cukup bagus, baik harga, fitur maupun pelayanannya. Hosting itu adalah Jagoan Hosting.
Jagoan hosting berdiri sejak tahun 2007 dan sampai sekarang terus bertahan bahkan bertambah maju. Jagoan Hosting menjadi salah satu penyedia layanan hosting terpercaya di Indonesia. Jagoan Hosting menyediakan hosting lokal maupun hosting luar (Amerika) dan menyediakan pilihan sewa/kontrak hosting per bulan, per tiga bulan, per tahun, per 2 tahun dan per 3 tahun. Semua tergantung dengan pilihan anda.
Dari semua paket yang disediakan, Jagoan Hosting menyediakan fitur-fitur yang hampir sepadan. Perbedaannya hanya pada kapasitas hosting, add on domain, dan park domain. Banyak promosi yang juga ditawarkan oleh jagoan hosting. Selain menyediakan hosting, Jagoan Hosting juga menjual nama domain yang terbilang cukup murah untuk Indonesia. Salah satu domain saya juga saya beli dari sini.
Jagoan Hosting menyediakan layanan support 24 jam baik untuk pembayaran atau melayani permasalahan anda. Sebelum menyewa hosting disini, saya beberapa kali mengontak Jagoan Hosting melalui chatting di Yahoo Messenger. Mereka melayani dengan cepat dan sangat baik. Sejauh ini, selama saya menggunakan hosting disini, saya belum menemukan permasalahan.
Berikut ini adalah paket-paket yang ditawarkan oleh Jagoan Hosting untuk hosting Indonesia.



Jika anda sedang mencari layanan hosting yang murah dan handal, Jagoan Hosting bisa dijadikan pilihan. Klik disini informasi lebih lengkap dan mendaftar hosting di Jagoan Hosting.

Minggu, 10 Maret 2013

Tips Singkat Memilih Hosting

Memilih web hosting sekilas terkesan mudah. Kita dapat mencarinya di google cukup dengan keyword “hosting murah”, anda pasti akan mendapatkan daftar penyedia jasa hosting. Tapi begitu kita melihat satu per satu, mungkin kita menjadi bingung, karena semuanya tampak bagus dan menjanjikan. Ada beberapa faktor yang harus menjadi pertimbangan saat memilih hosting :
  1. Kualitas server dan jaringanIni merupakan faktor penting, karena anda tentu tidak ingin website anda tiba-tiba tidak bisa diakses untuk beberapa waktu. Banyak faktor yang mempengaruhi ini yaitu kualitas server yang digunakan, konfigurasi, hingga keamanannya. Memang tidak mudah untuk mengetahuinya, tapi kita bisa mencari tahu dari orang lain yang sudah menggunakannya. Anda bisa mencari informasinya di Internet.
  2. Fasilitas yang disediakanKemudahan dan kenyamanan mengakses hosting akan sangat membantu anda dalam mengelola website. Fitur-fitur yang lengkap akan memungkinkan anda untuk membuat website dengan lancar. Jika ada software atau aplikasi yang ingin anda gunakan namun tidak didukung, tentunya bisa merepotkan.
  3. Pelayanan (Support)Pelayanan dari sebuah perusahaan hosting sangat diperlukan. Meskipun kita dengan mudah dapat mengakses hosting kita, membuat website, hal-hal lainnya tanpa masalah, namun bukan berarti semuanya akan selalu lancar. Suatu saat mungkin ada hal atau masalah yang mengganggu anda dan anda membutuhkan jawaban yang cepat. Oleh sebab itu respon yang cepat dari penyedia jasa hosting sangat diperlukan.
  4. HargaMungkin anda berkata “ada harga ada kualitas”. Saya akui itu ada benarnya, tapi bukan berarti juga kita tidak boleh membandingkan harga dari penyedia jasa hosting. Tidak semua yang lebih murah pasti lebih buruk kualitasnya. Anda bisa membandingkannya harga dengan fitur-fitur yang ditawarkan. Saya sarankan jangan mencari hosting dengan harga murah yang tidak masuk akal. Kebanyakan penyedia jasa hosting juga memberikan penawaran dalam bentuk tahunan. Itu berarti anda harus mempersiapkan bayaran untuk sewa hosting per tahun. Jika modal anda belum mencukupi, anda bisa mencari hosting yang menyediakan jasa sewa bulanan.
  5. KeamananWebsite aman dan lancar tentunya akan menyenangkan. Seorang teman saya menyewa jasa hosting yang cukup terkenal namun beberapa kali hosting tersebut kena hack, sehingga websitenya harus ditutup beberapa waktu. Tentunya anda tidak ingin hal ini terjadi bukan. Saya tidak mengatakan bahwa keamanan hosting harus 100%, tapi setidaknya kita memiliki informasi tentang kualitasnya.
  6. Lokasi hostingAnda ingin membuka toko online dengan pasar Indonesia, maka carilah hosting di Indonesia, tapi jika anda menargetkan pasar luar negeri atau Internasional, maka carilah hosting di luar sesuai negara target utama anda. Ini bertujuan agar target yang anda tuju, akan lebih mudah dan cepat untuk mengakses website anda.
Dibalik semua ini, saran terpenting sebelum memilih hosting, cobalah cari informasi baik itu secara langsung ataupun melalui internet baik melalui website-website yang melakukan review, ataupun forum-forum internet yang membahas tentang hosting. Cukup banyak informasi yang bisa anda peroleh.

Sabtu, 09 Maret 2013

Gratisan untuk Bisnis Online, Bisakah?

Modal kecil bahkan tanpa modal untuk berbisnis online. Itulah yang pertama kali saya dengar ketika mulai belajar bisnis online. Kita bisa memanfaatkan blog-blog gratisan seperti blogspot.com dan wordpress.com untuk menjalankan bisnis online. Mulailah dengan belajar membuat blog. Mungkinkah semuanya ini bisa dilakukan dengan cara gratisan ini.

Saya sudah mencoba cara gratisan seperti ini. Menggunakan blog gratisan, memasang iklan gratisan, mengumpulkan backlink gratisan, dan cara-cara lain yang serba gratisan. Hasil yang saya dapat adalah hampir tidak ada. Lalu saya mulai mencoba untuk mengeluarkan modal, tapi dengan perhitungan yang sangat hati-hati sekali. Saya mengeluarkan modal sekecil mungkin dan bisa dibilang mendekati gratis. Ini semua saya lakukan karena saat itu saya memang memiliki keterbatasan modal dan saya juga percaya, semua pasti bisa dilakukan dengan cara gratisan.

Sekian lama mencoba dan terus belajar, akhirnya saya menyadari, untuk sebuah bisnis apapun bentuknya, pasti memerlukan modal. Saya tetap percaya menjalankan dengan cara gratisan tetap bisa, tapi hasilnya terlalu kecil dan butuh waktu yang jauh lebih panjang dibandingkan jika mengeluarkan modal. Saya tidak katakan modal harus besar, karena uniknya bisnis online, dengan kreatifitas kita, kita bisa memperkecil modal tapi jangan berharap terlalu kecil.

Saya mempunyai contoh hitungan. Saya pernah menjalankan bisnis online yang mengeluarkan modal sekitar 200-300 ribuan sebulan. Dari bisnis ini, kemungkinan keuntungan yang bisa saya peroleh memang cukup besar, namun demikian saya masih pemula di bisnis ini. Setelah beberapa bulan, penghasilan saya masih terlalu kecil, tapi modal terus keluar. Saya pun terpaksa menghentikan sementara usaha saya. Lalu, saya mencoba berpikir kreatif. Adakah cara lain yang bisa saya lakukan? Akhirnya saya menemukannya. Saya bisa memperkecil hingga pengeluaran saya hanya sekitar 50-100 ribu per bulan, tapi hasil yang saya peroleh sangat maksimal.

Ada banyak cara untuk memperkecil modal ketika kita menjalankan bisnis online, tapi jangan terlalu banyak berharap keuntungan besar dari sesuatu yang serba gratisan. Sebagai pemula anda bisa belajar membuat blog-blog gratisan. Saya sendiri memiliki beberapa blog gratisan tapi itu bukan untuk menghasilkan uang, melainkan hanya sekedar berbagi informasi. Saya tidak mengatakan bahwa tanpa modal kita tidak bisa berbisnis online. Tapi, percayalah, semua pakar bisnis online mengatakan anda harus mengeluarkan modal. Jadi, jangan pernah takut mengeluarkan modal, tapi perkecillah modal dengan berpikir kreatif, anda pasti bisa.

Jumat, 08 Maret 2013

Membuat Halaman Kontak di CMS Wordpress

Tidak bisa dipungkiri, halaman kontak saat ini menjadi bagian penting dalam sebuah website. Halaman kontak dalam sebuah website pada dasarnya hanya sebuah media untuk mengirimkan pertanyaan atau kritik oleh si pembaca kepada pemilik atau pengelola website. Tapi saat ini sebagian besar website sudah dilengkapi dengan kolom komentar untuk berinteraksi dengan pemilik atau pengelola website. Namun demikian, sebuah website umumnya akan lebih dipercaya oleh search engine jika memiliki halaman kontak.
Bagi anda pengguna CMS Wordpress, membuat halaman kontak bukanlah hal yang sulit. Sudah tersedia plugin gratis yang bisa anda manfaatkan. Salah satunya yang akan saya jelaskan adalah plugin Contact Form 7. Berikut langkah-langkah membuat halaman kontak.


 Pertama-tama tentunya anda harus login terlebih dahulu untuk masuk ke dalam Dashboard website anda.

Klik pada menu Plugin untuk masuk pada halaman Plugin

Klik pada tombol Add New. Anda bisa mengklik tombol Add New yang ada di halaman Plugin atau yang ada dibawah menu Plugins (saya lingkari dengan warna merah). Setelah tombol Add New di klik, maka kita masuk pada halaman Install Plugins.

Kita akan melakukan pencarian Contact Form 7. Pada kotak pencarian ketikkan contact form 7 kemudian klik Search Plugins.

Cukup banyak plugin contact form yang tersedia, tapi kita hanya akan menggunakan Contact Form 7 yang merupakan salah satu yang paling banyak digunakan. Klik pada tombol Install Now untuk melakukan instalasi Contact Form 7 ke website anda.

Klik tombol OK.

Proses instalasi sedang berjalan. Tunggu hingga selesai.

Setelah instalasi selesai, klik pada tombol Active Plugin untuk mengaktivasi contact form anda.

Setelah diaktivasi, maka pada Dashboard anda akan terdapat satu menu tambahan yaitu Contact. Klik pada menu Contact ini untuk melihat mengatur setting halaman kontak anda.

Pada halaman Contact Form 7 ini terdapat daftar contact form yang baru anda buat yaitu Contact form 1. Selain itu juga terdapat kolom Shortcode. Kode dibawah kolom Shortcode inilah yang nantinya akan menampilkan kolom-kolom kontak di website anda. Untuk menggunakannya, copy terlebih dahulu kode ini. Selanjutnya kita akan membuat halaman (pages) baru. Klik pada menu Pages.

Klik Add New.

Berikan judul “Kontak Kami” atau “Hubungi Kami” atau apapun yang anda inginkan untuk mengenali halaman kontak ini. Kemudian paste-kan kode yang tadi anda copy dari menu Contact. Agar tampilan lebih menarik, berikan kata-kata yang anda inginkan dibagian atas sebelum kode. Misalnya “Anda bisa menghubungi kami dengan mengisi formulir kontak dibawah ini”.

Ini adalah contoh tampilan yang nantinya akan muncul di halaman website anda.
Tapi, belum selesai sampai disini. Masih ada beberapa langkah lagi yang perlu anda ketahui. Kita akan masuk kembali ke menu Contact di Dashboard anda. Klik pada tombol Contact tersebut.

Jika anda ingin membuat lebih dari satu Contact Form, anda dapat mengklik tombol Add New dan ikuti langkah-langkah yang diberikan. Selanjutnya anda akan mendapatkan Shortcode yang berbeda. Langkah selanjutnya copy dan paste-kan di halaman (Pages) yang anda inginkan, sama seperti petunjuk sebelumnya. Saya tidak menjelaskan secara detail untuk penambahan contact form ini, karena anda bisa membuatnya dengan mudah. Saya akan jelaskan bagian yang lebih penting.
Pada daftar (Title) contact form, arahkan mouse anda ke Contact form 1, dibawahnya akan muncul menu Edit dan Copy. Klik pada menu Edit.

Pada tampilan ini anda dapat melihat kode Contact Form anda, Anda diminta untuk meng-copy kode ini dan dipastekan ke halaman kontak anda, tapi tadi kita sudah melakukannya. Kita lanjutkan ke bagian berikutnya saja. Dibawahnya terdapat kotak Form dan di sebelah kanannya kotak Generate Tag. Saya akan menjelaskan kotak Form ini, sedangkan Generate Tag bisa kita abaikan.

Kode-kode yang terdapat pada kotak Form ini akan membentuk tampilan halaman kontak di website anda.
  • Your Name adalah nama user yang mengisi formulir kontak anda.
  • Your Email adalah alamat email user yang mengisi formulir kontak anda.
  • Subject adalah subject user yang mengisi formulir kontak anda.
  • Your Message adalah pesan yang ingin disampaikan kepada anda.
  • Send adalah tombol untuk mengirimkan pesan.
Tidak ada yang perlu kita ubah dari settingan ini. Kita lihat lagi pada tampilan halaman kontak anda.

Selanjutnya kita akan melihat dibagian bawahnya lagi yaitu pada Mail.

Pada bagian Mail, terdapat beberapa hal yang perlu anda perhatikan.

  • Kotak To : To disini adalah alamat email tujuan pesan yang ditulis di halaman kontak oleh pembaca anda. Isikan email utama anda yang anda inginkan untuk menerima pesan. Secara default, tujuan email ini sudah terisi dengan email admin website anda.
  • Kotak From : berisi kode [your-name] <[your-email]> ini secara otomatis akan terisi oleh orang yang mengisi formulir kontak anda. Settingnya tidak perlu diubah.
  • Kotak Subject : berisi kode [your-subject]. Ini adalah subject yang diisi oleh orang yang mengisi formulir kontak anda. Settingnya tidak perlu diubah.
  • Kotak Message body : berisi pesan yang dikirimkan untuk anda. Settingnya tidak perlu diubah.

Yang lainnya bisa kita abaikan. Settingan di bagian Mail ini berfungsi untuk mengirimkan pesan pembaca ke alamat email anda, sehingga anda bisa mengetahui melalui email jika ada yang mengisi formulir kontak di website anda.

Kita masuk pada yang selanjutnya yaitu Mail (2). untuk menggunakan fitur Mail (2) ini, anda harus menandai / mencentang kotak Use mail (2), maka akan muncul tampilan berikut :

Tampilan ini sama dengan tampilan Mail diatas, tapi keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Jika Mail berfungsi memberitahu anda melalui email, maka Mail (2) berfungsi untuk memberitahukan si pengirim melalui emailnya pesan yang dimasukkan ke formulir kontak anda. Berikut akan saya jelaskan :
  • Kotak To : berisi alamat email si pengirim pesan. Settingnya tidak perlu diubah.
  • Kotak From : bagian ini yang perlu anda perhatikan, karena disini berisi alamat anda. Anda tidak harus mengisikan email anda, tapi bisa anda isikan alamat website anda. Misalnya JHLine.com.
  • Kotak Subject : berisi subject yang diisi oleh orang yang mengisi formulir kontak anda. Settingnya tidak perlu diubah.
  • Kotak Message body : berisi pesan si pengirim. Tapi karena ini akan di copy-kan alias dikirimkan kembali ke alamat email si pengirim, maka ada baiknya di bagian atas pada kotak ini anda tambahkan kata-kata ucapan terima kasih. Berikut contohnya.

 Demikianlah cara mudah membuat halaman kontak untuk website anda. Semoga bermanfaat dan tetap semangat.